Chris Evans Kecam Adegan Pemerkosaan Asli di Film Last Tango in Paris

Posted on

Maria Schneider merupakan salah satu aktris yang berhasil mendapatkan pujian yang luar biasa atas aktingnya yang total kala berakting untuk film berjudul Last Tango in ParisMeski demikian filmnya terbilang sukses, namun tentu tak ada yang menduga jika memang dalam proses pembuatannya, Maria sendiri mengalami pelecehan seksual kala berakting langsung di depan kamera.

chris-evansChris Evans, yang merupakan bintang dari Captain America langsung memberikan respon dengan mengecam dan geram pada sutradara Bernardo Bertolucci dan aktor Marlon Brando. Dirinya pun langsung bereaksi dalam akun Twitter miliknya, dengan luapan amarahnya seraya menyebutkan bahwa film tersebut menjijikkan.

chris-evan-twitterLast Tango in Paris memang sebuah film yang terdapat didalamnya adegan pemerkosaan Maria oleh lawan mainnya yang tak lain adalah Marlon Brando. Dalam aksi pemerkosaan itu sendiri, Marlon Brando menggunakan bahan mentega untuk menjadi pelumas. Maria sendiri masih berusia 19 tahun kala itu memang menyadari bahwa dirinya akan melakukan adegan diperkosa oleh seorang pria, namun dirinya sendiri tidak menyangka kalau Marlon Brando benar-benar melakukan hal tersebut dengan menggunakan pelumas berupa mentega.

Bernardo Bertolucci yang menjadi sutradara sendiri menyebutkan kalau memang hal itu adalah ide darinya sendiri. Adapun Marlon Brando sendiri memutuskan bahwa dirinya tidak akan memberitahu Maria sebelumnya. Diakui oleh sang sutradara yakni  Bertoucci bahwa apa yang dirinya lakukan adalah ingin mengetahui ekspresi alami dari seorang wanita kala dirinya diperkosa.

“Aku tidak memberitahunya tentang apa yang akan dilakukan, karena aku ingin reaksinya sebagai seorang gadis, bukan aktris,” ucapnya.

“Aku ingin melihat reaksinya saat dilecehkan. Kurasa dia membenciku dan juga Marlon karena tidak memberitahunya soal pelumas mentega. Aku sangat menyesal.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *