Penipu Tampan Ngaku Jadi Pilot, Tipu Puluhan Pramugari Sampai Ratusan Juta

Posted on

Nama Rido Ruslan (28) tiba-tiba mencuat ke permukaan kala pria tampan ini memanfaatkan kelebihannya untuk hal yang negatif yakni menipu. Pria yang saat ini menerima hukuman dan ditahan Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang akibat ulahnya yang mengaku sebagai pilot dan berhasil menipu puluhan pramugari dengan nilai hingga ratusan juta tersebut.

Penahanan sendiri dilakukan pihak Kepolisian pasca dirinya tertangkap kamera CCTV tengah mencuri di Super Mal Karawaci. Dimana sekalian pihak Polisi melacak sepak terjang pria bernama Rido tersebut pada situs infopenerbang.com. Dalam situs tersebut akhirnya diketahui bahwa pria tampan itu sendiri pernah juga ditangkap karena menipu oleh Polres Bandara Soekarno Hatta. Dari keterangan Kapolsek Kelapa Dua Kompol Zainal Azhab, disebutkan bahwa setidaknya Rido telah menipu setidaknya 50 orang pramugari.

“Data dari Polres itu totalnya 50 pramugari,” jelas Kompol Zainal, Minggu (1/1/17).

Dengan jumlah penipuan tersebut, setidaknya kerugian yang didapatkan oleh para pramugari total mencapai ratusan juta rupiah. Dimana ketampanan yang dimilikinya digunakannya untuk memikat banyak hati para pramugari dengan mengaku sebagai pilot. Dimana sejumlah cara dilakukannya untuk dapat meminjam uang dari para gadis cantik tersebut hingga akhirnya menghilang.

“Jadi pelaku bilang sedang off kerja, mau ketemu tapi pinjam uang dulu kepada korban,” jelas Zainal lagi.

Setelah berhasil mendapatkan uang dari sang pramugari, dirinya pun kemudian memutus hubungan dengan pramugari dengan mengganti nomor kontak dan lain sebagainya. Setelah berhasil menipu, dirinya kemudian mencari korban baru dengan mengupload foto-fotonya dan mengaku sebagai pilot di media sosial.

Dari sejumlah wanita yang berhasil diperdaya olehnya, setidaknya rata-rata pramugari atau korban penipuannya telah dirugikan setidaknya dari 1 juta hingga 5 juta rupiah. Sementara itu, pihak Polisi sendiri mengaku sangat sulit untuk bisa membongkar kasus tersebut karena pada dasarnya para wanita yang mentransfer sejumlah uang tersebut didasari atas rasa percaya mereka.

“Kita akan coba cari semua korban yang pernah ditipu untuk mengembangkan kasus ini,” tambah Zainal seperti dilansir laman Merdeka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *